Berita

Paskibraka Kabupaten Bantul

Kamis Pahing, 25 Agustus 2016 08:16 WIB 483

Sebanyak 72 orang siswa dari berbagai sekolah di Bantul sudah siap bertugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bantul  2016. Sebagaimana daerah lain di DI Yogyakarta, tahun ini Kabupaten Bantul juga mempersiapkan pasukan dengan latihan yang lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Pada awalnya, Paskibraka Bantul dibentuk dengan penuh keterbatasan dan anggotanya hanya diambil dari beberapa sekolah. Saat ini, anggotanya merupakan hasil seleksi yang diselenggarakan di tingkat kabupaten sesuai dengan Peraturan Menpora. Mereka berlatih di Lapangan Trirenggo Bantul, tempat mereka juga akan bertugas pada tanggal 17 Agustus mendatang. Upacara hanya pernah dipindahkan ke Lapangan Paseban pada tahun 2006, karena Lapangan Trirenggo digunakan sebagai barak pengungsian bagi korban musibah gempa bumi.

Mulai tahun 2001, setelah menjalani latihan berkala mulai bulan Juli, seminggu sebelum bertugas (sekitar tanggal 10 Agustus) anggota Paskibraka Bantul masuk ke asrama untuk memudahkan kordinasi dan pemantapan persiapan akhir sebelum bertugas. Pembinaan juga dilakukan pada saat mereka di asrama yang berlangsung sampai seminggu setelah bertugas.

Tahun 1985 merupakan pertama kalinya Paskibraka Bantul menggunakan formasi mirip Paskibraka Nasional yakni 17-8-45. Kelompok 17, 8 dan 45 seluruhnya diisi oleh anggota Paskibraka, hanya empat pengawal bendera di kelompok 8 yang berasal dari TNI dan Polri.

Tahun ini, keempat pengawal berasal dari Kodim 0729 dan Polres Bantul, dan dua di antaranya merupakan jebolah Paskibraka Bantul 2012 dan 2013 yang kini mengabdikan diri di kepolisian. Yang lebih membanggakan, dua di antara pelatih Paskibraka Bantul 2016 juga merupakan jebolan Trirenggo, yakni Brigadir Sukardiyono (Paskibraka Bantul 1992) dan Brigadir Zulkham Effendi (Paskibraka Bantul 2003).